Monthly Archives: November 2010

Beda ID dan Class dalam CSS, penting buat pemula

28
Aug
2010

Beda ID dan Class dalam CSS, penting buat pemula

Last Updated :: Saturday, 28 August 2010 14:27 by Riesurya@MOTW

Hobi mengutak-atik template? Suka membuat desain sendiri? Jangan sebut diri anda sebagai web desainer bila tidak mengerti apa itu CSS :P. Syarat utama untuk bisa membuat template atau themes adalah mengerti apa itu CSS (saya tidak bilang harus hafal semua selector nya ya). Selector dalam CSS akan dinyatakan dengan istilah ID (tanda “#” – tanpa tanda kutip) dan Class (tanda titik “.”). Seringkali terjadi kesalahkaprahan dalam penggunaaanya. Hal ini biasa terjadi pada pemula (seperti saya dulu waktu baru belajar CSS :P)
So sebelum melangkah lebih jauh dan menulis kode CSS yang tidak perlu, sangat penting untuk mengetahui apa itu ID dan apa itu Class di CSS.

Secara mudahnya beda antara ID dan Class adalah sebagai berikut:

ID: bersifat spesifik
Class : bersifat global
lebih detailnya begini,

Umpamakan anda menjadi salah seorang siswa dalam suatu sekolah (apa aja, boleh Sekolah Dasar, SMP atau SMU dst dst, kalo saya sih gak pernah jadi siswa SMU :(, tapi SMA 😛

Seorang siswa akan memiliki identitas spesifik yang pastinya tidak akan sama dengan siswa-siswa lainnya, seberapa banyaknya siswa dalam suatu sekolah. Kondisi ini disebut sebagai ID.

Sementara itu kondisi Class adalah seperti suatu kelas dalam suatu sekolah, dimana dapat terdiri dari sejumlah siswa, dengan kata lain, Class tidak memiliki spesifisitas seperti halnya ID.
Konsep ID dan Class ini secara global akan sering ditemui bila anda belajar lebih lanjut tentang apa itu OOP, Object Oriented Programming – dan kali ini saya tidak akan membahas apa itu OOP 😀

Sampai disini mudah-mudahan jelas ya.
OK lanjut ke

beda antara ID dan Class

Pada penggunaan ID,  tidak boleh ada 2 ID yang sama dalam suatu halaman hasil render oleh browser atau user agent. Kenapa? Logika sederhananya (baca lagi diatas), bagaimana mungkin seorang siswa dengan ID yang spesifik dapat hadir di 2 tempat atau lebih dalam waktu yang bersamaan. (tidak bahas soal imaginative movie ya :D) dan sebaliknya untuk Class sendiri, dapat digunakan berulang kali tanpa masalah. Karena sifat Class yang global.

Kapan menggunakan ID dan kapan menggunakan Class dalam CSS selector?

Gunakan ID untuk kondisi spesifik, dan gunakan Class untuk kondisi yang dapat digunakan berulang.

lihat contoh dibawah ini:
CSS selector different
Penggunaan ID untuk topmenu akan dimaksudkan bahwa kondisi ID topmenu adalah spesifik untuk menu bar diatas dan untuk menu di bawah menggunakan ID footermenu.

Tata nama Selector:

Saya rasa penjelasan beda ID dan Class di CSS selector sudah cukup jelas ya, jadi dilanjut dengan bagaimana penamaan ID dan Class itu sendiri.

Penamaan atau Tata Nama selector di CSS boleh dikata dapat dilakukan semaunya, dalam artian suka-suka sang desainer layout 😀
Dan akan jauh lebih baik bila tata nama selector ID dan atau Class itu menggunakan kondisi yang spesifik dan mempermudah pada saat debugging daripada sekedar asal tempel nama.

Misal:
penamaan selector “topmenu” akan menunjukkan bahwa selector tersebut merujuk pada posisi top (atas) dan menu (bagian menu), akan lebih baik daripada “get menu”.Dengan kata lain, penamaan yang tepat dan merujuk pada lokasi penempatan dalam suatu layout akan jauh mempermudah dalam melakukan debugging atau perubahan tidak hanya pada sisi layout tapi juga dari sisi lainnya, misal gonta-ganti warna atau pemasangan image.

Sampai disini kiranya sudah cukup dulu. Mohon maaf bila penjelasan di tips ini kurang begitu jelas, so bila ada yang ingin dipertanyakan silakan salurkan di kotak komentar dibawah ini. 

Sampai jumpa pada sesi artikel seputar CSS lainnya.


LOMBA FOTO “BUDAYA INDONESIA DI ERA GLOBALISASI”

LOMBA FOTO “BUDAYA INDONESIA DI ERA GLOBALISASI”

Deadline: 30 November 2010

PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk dan Klub Foto135 menyelenggarakan :

LOMBA FOTO “BUDAYA INDONESIA DI ERA GLOBALISASI”

Dalam rangka memeriahkan Gebyar Budaya dan untuk melestarikan keanekaragaman budaya Indonesia yang tetap eksis dan relevan di era globalisasi, maka TELKOM menyelenggarakan lomba foto dengan tema BUDAYA INDONESIA DI ERA GLOBALISASI, sebuah kompetisi yang memberikan kesempatan bagi komunitas fotografi berkompetisi dan mengembangkan kreativitas seluas-luasnya.

RUANG LINGKUP LOMBA FOTO

  1. Tema: BUDAYA INDONESIA DI ERA GLOBALISASI.
  2. Objek Foto: seluruh objek visual, simbol dan aktivitas budaya Indonesia yang terkait baik secara langsung maupun tidak langsung dengan eksistensinya di era globalisasi.
  3. Peserta adalah Warga Negara Indonesia yang sah secara hukum.
  4. Lomba untuk Umum ini tidak berlaku bagi karyawan TELKOM Group.
  5. Lokasi objek foto adalah berada di seluruh wilayah Kesatuan Republik Indonesia.

HADIAHLomba foto ini memperebutkan total hadiah senilai Rp 25.500.000 dengan rincian sebagai berikut:1. JUARA I: Rp 13.000.0002. JUARA II: Rp 8.000.0003. JUARA III: Rp 4.500.000

DEWAN JURI1. Budhi Ipoeng A.FPSI **, E.FPSI2. Arbain Rambey (Wartawan Senior Kompas)3. Klub Foto135 Telkom : Taufik Zamzami, Arif Rudiana, Yuniardi Agung Prabowo

WAKTU PERLOMBAANPenerimaan / Upload Foto: 1 November s/d 30 November 2010Batas Akhir Penerimaan / Upload Foto: 30 November 2010 Jam 23.59 WIBPenjurian & VOTE foto: 4 – 5 Desember 2010Pengumuman Pemenang: 8 Desember 2010

SYARAT DAN KETENTUAN LOMBA FOTO1. Objek Fotoa. Tidak boleh melanggar peraturan Lalu Lintas dan harus memperhatikan unsur keselamatan.b. Tidak boleh mengandung unsur SARA dan Politik.c. Harus melambangkan atau terkait dengan tema foto.

2. Fotoa. Media foto adalah digitalb. Warna foto adalah bebasc. Foto yang diikutkan dalam lomba harus merupakan hasil karya sendiri dan belum pernah dipublikasikan ke media apapun atau belum pernah menjuarai kontes fotografi lainnya.d. Tidak diperkenankan mencantumkan unsur non fotografis pada foto, misalnya tanda tangan, frame digital, dan atau gambar dalam bentuk apapun.e. Diperkenankan olah digital sebatas kamar gelap (Contras, Hue, Croping, Dodging, Burning, Saturation, Level, Curve, Noise Reduction / Dust Removing).f. Montase foto tidak diperkenankan dan data exif harus tetap terjaga / tidak ada pengubahan data-data vital pada foto.g. Jumlah foto yang dikumpulkan tidak dibatasi.h. Format foto: Sisi terpanjang 950 pixel; File JPEG dengan ukuran maksimal 250 KB.

3. Tata cara pengiriman fotoFoto dikirim dengan cara mengunggah foto pada website www.pasarkreasi.com *).

4. Tata Cara Sign up & Upload Fotoa. Peserta melakukan pendaftaran (Anggota/Member) di www.pasarkreasi.com *), dan harap mengisi data-data pada saat daftar/sign up yaitu :i. Nama Lengkap dan sesuai kartu identitas resmi.ii. Alamat lengkap dan jelas.iii. Telepon Rumah / Telepon Genggam (Handphone / HP).iv. Email yang masih aktif (dipakai untuk login).v. Mengisi data sesuai ketentuan isian pada saat daftar/sign up di www.pasarkreasi.com *)vi. Peserta dipersilahkan mengirim/Upload melalui galery khusus lomba foto dengan cara klik banner lomba foto pada halaman depan / utama www.pasarkreasi.com *)b. Bagi peserta yang sudah menjadi anggota harap melengkapi data diri untuk keperluan lomba.c. File Foto yang di upload wajib diberi nama dengan mengikuti format: nama lengkap_judul foto.jpg, contoh : Pulan bin Pulin_Tugu Monas.jpg.d. Foto yang diupload wajib diberi cerita singkat tentang latar belakang foto tersebut. Informasi yang wajib dicantumkan adalah : Judul, Uraian / Cerita singkat Foto, Hari – Tanggal dan Lokasi.

5. Identitas Peserta Lombaa. Peserta wajib menggunakan nama asli sesuai KTP / Identitas diri resmi yang berlaku di Indonesia.b. Peserta yang mengirimkan foto dengan nama orang lain akan dikenakan sanksi diskualifikasi dan tidak dapat menjadi Juara. Sangsi tersebut bisa dijatuhkan ke peserta lomba foto tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

6. Ketentuan tambahan kontes fotoa. Pemenang wajib menyiapkan Property Release dan Model Release, dan membebaskan panitia dari tuntutan pemilik property dan atau model yang disertakan dalam foto lomba, dan juga untuk menghormati hukum yang berlaku.b. Property release: Surat izin dari pemilik kendaraan, pemilik/pengelola bangunan atau objek-objek yang memang diperlukan izin untuk memotretnya.c. Model release : Surat izin dari model/orang yang disertakan dalam pemotretan.d. Property dan model release tersebut ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baku.e. Pihak PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk berhak menggunakan foto-foto pemenang untuk kepentingan promosi dan publikasi PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk terhitung sejak tanggal pengumuman pemenang ( 8 Desember 2010).f. Pemenang Kontes Foto menyerahkan foto copy identitas diri resmi (KTP/SIM/Paspor) yang masih berlaku dan wajib menyerahkan foto asli dalam format digital (*.jpg) pada saat penyerahan hadiah, dengan ketentuan teknis sebagai berikut :i. Sisi terpendek minimum 2500 pixel.ii. Format JPG kualitas maksimum.g. Hak Publikasi / Hak Pakai foto kontes ini ada pada PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk terhitung sejak tanggal pengumuman pemenang tanpa biaya tambahan selama 1 (Satu) Tahun, tetapi Hak cipta foto tetap melekat pada fotografer.h. Peserta menyatakan tunduk pada seluruh ketentuan yang berlaku dalam foto lomba ini.i. Keputusan Juri bersifat Mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

sumber:http://www.fotografer.net/isi/forum/topik.php?id=3194366563